Memang kedua mobil Mobilio dan Livina memiliki beberapa kesamaan dan perbedaan. Namun secara kesan, memang Mobilio lebih gede dan lapang bila dibandingkan Livina. Keduanya juga memiliki eksterior yang menarik dan special.
Bila dianalisalebih lanjut harga kedua mobil ini juga tak beda jauh, sama-sama di kisaran 200 jutaan. Meskipun dengan varian yang berbeda, namun kelas yang disasar memang low MPV. Kelas ini merupakan psar yang gemuk dengan banyak peminat dan banyak pesaingnya.
Di kelas ini memang tidak hanya Mobilio dan Livina, ada banyak pemain seperti Avanza dan Xenia yang sudah cukup mapan. Memang persaingan memperebutkan pasar low MPV sangatlah ketat, maka wajar bila Mobilio dan Livina sama-sama memanjakan penguna mereka dengan fitur dan spesifikasi mobil yang menarik.
Dari segi interior memang keduanya memiliki interior yang elegan dan menarik. Sama-sama dilengkapi taste mobil kelas menengah, sehingga sangat nyaman untuk berkendara maupun menikmati kondisi di dalamnya. Pengaturan jok mobil juga cukup modern, lebih praktis dan mudah dalam pengoperasian, seperti jok sliding yang memudahkan dalam mengatur posisi penumpang maupun barang.
Bila dilihat kekuatan mesin memang Mobilio lebih unggul, selain CC mesin lebih besar, juga power mobil lebih besar pula, sehingga performanya lebih bisa dihandalkan. Memang bodi Mobilio agak sedikit lebih besar, ini membuat butuh mesin pendorong yang lebih kuat. Mungkin inilah yang menyebabkan kekuatan mesinya diperbesar dari standar beberapa low MPV lainnya.
Dari segi keiritan kedua mobil ini cukup irit, baik Mobilio dengan ECO drive fiturnya dan Livina dengan beragam teknologi pembakaran di dalamnya. Namun agaknya Mobilio sedikit lebih irit, dari SOHC yang diadobsi memang memiliki sedikit keunggulan dibandingkan DOHC yang dipakai oleh Livina. Memang teknologi DOHC sebenarnya dipakai oleh mobil sport untuk mendongkrak performa mobil, maksudnya dengan akselerasi yang lebih garang, namun dengan resiko lebih boros dalam penggunaan bahan bakar.
Memang dari segala segi nampaknya Mobilio lebih unggul sedikit, namun sebenarnya masih banyak factor yang harus dipertimbangkan saat akan membeli Mobilio atau Livina. Bisa juga factor purna jual seperti layanan servis, patut diperhatikan. Meskipun keduanya juga memiliki layanan servis yang bagus, namun dari segi harga memang Livina lebih murah. Mungkin karena Honda terbiasa dengan mobil kelas atas, maka tariff servis untuk Mobilio bisa lebih kompetitif.
Namun kepuusan untuk memilih Mobilio atau Livina bisa saja diambil dari kemapanan brand. Meskipun keduanya sudah malang melintang di dunia otomotif. Baik Honda dan Nissan memang sudah memiliki nama besar dan pelanggan sendiri. Banyak pelanggan setia yang tidak akan melihat pertimbangan dan hanya melihat nama di belakang mobil yang dirilis, maka wajar bila Mobilio dan Livina diterima cukup baik di pasar otomotif, apapun jenis mobilnya.