Bila anda memiliki hobi traveling atau bepergian, maka kebutuhan akan tiket yang murah bisa menghemat anggaran bepergian. Bisa jadi dana dari berhemat tersebut digunakan untuk beli oleh-oleh atau souvenir. Namun jangan pula terlalu overbudjet sehingga membeli tiket yang beresiko pada keselamtan dalam perjalanan.
Apapun jenis tiketnya, baik tiket pesawat terbang, kereta api, kapal laut atau moda transportasi lainnya, selalu utamakan keselamatan dengan memastikan moda angkutan yang dipilih “first class” dalam bidang keselamatan. Meskipun sering ini berbanding lurus dengan harga tiket, artinya tiket bisa menjadi mahal, namun banyak perusahaan transportasi yang sangat efisien dalam mengelola bisnisnya sehingga harga tiket bisa ditekan lebih murah.
Usahakan pula untuk bepergian atau berwisata di luar “peak season” atau waktu sibuk atau waktunya puncak liburan. Biasanya harganya sudah tidak ada promo, tidak bisa ditawar, cenderung naik dan rebutan lagi. Apalagi bila sudah sampai ke tangan calo, harganya bisa selangit dan kadang tidak sesuai dengan tujuan bepergian.
Memang banyak yang menyiasati untuk membeli tiket jauh hari, namun bila masuk kategori “peak season” maka haraganya akan tetap mahal. Ini wajar mengingat di istilah bisnis, banyak permintaan tidak mungkin harga bisa murah. Harga bisa murah bila memang “off peak season” atau di luar waktu sibuk atau diluar masa liburan. Ini berarti berlibur sendirian, namun tidak juga.
Ada beberapa tiket, baik pesawat maupun kereta atau angkutan lainnya, yang cukup murah saat mendekati peak season. Ini adalah hari-hari sebelum waktunya liburan, ini bisa dipilih. Harganya akan cenderung lebih murah, juga karena biasanya sepi penumpang maka banyak yang promo pada saat itu untuk menarik minat penumpang.
Strategi ini biasanya dilakukan untuk menutupi okupansi agar bisa mendekati angka ekonomis. Jelasnya semua moda transportasi tidak mau berangkat dalam kondisi merugi, paling tidak bisa balik modal dan sedikit untung. Maka bila dengan promo akan bisa menutup kekosongan di sejumlah kursi yang ada.
Memang pastikan tanggal keberangkatan di “off season”, anda bisa cek ini dengan pihak travel agensi. Mereka memiliki kalender tahunan yang berhubungan dengan agenda liburan, dan memiliki data yang valid mengenai waktu yang tepat dalam memilih tanggal bepergian. Memang jadwal keberangkatan harus diatur sefleksibel mungkin, tentunya dengan mengatur pula jadwal liburan anda.
Memang bila untuk bepergian sendiri biasanya perbedaannya tidak terlalu besar, namun bila dihitung secara rombongan keluarga, maka perbedaan harganya bisa cukup besar. Jadi ini tentunya harus dicek dulu untung ruginya mempercepat jadwal keberangkatan, yang mungkin sekaligus mempercepat waktu leburan. Memang konsekwensi dari mengatur jadwal liburan adalah membuat waktu liburan berbeda dengan kebiasaan orang pada umumnya, namun tidak berarti berlibur sendirian.