Memang saat ini untuk kategori MPV segmen bawah semakin dipenuhi dengan kehadiran mobil murah. Meskipun kelasnya beda dengan mobil Avanza dan Xenia tetap saja memberi tantangan akan kelangsungan mobil MPV ini. Namun bagaimanapun mobil Avanza dan Xenia tetap memiliki tempat tersendiri, mobil Avanza dan Xenia tetap menjadi pilihan banyak orang.
Daya tampung mobil Avanza dan Xenia memang untuk tipe keluarga besar, artinya saat anggota keluarga sudah tumbuh semakin besar, maka mobil mini atau mobil murah bukan solusinya. Kapasitas mobil Avanza dan Xenia memang lebih besar dari kelas mobil mini atau mobil murah. Juga kemampuannya untuk penggunaan luar kota atau jarak jauh jelas lebih bisa diandalkan.
Namun dalam perkembangannya mobil Avanza lebih difavoritkan ketimbang mobil Xenia. Meskipun image Toyota memang mempengaruhi merek Avanza ini, meski keduanya lahir dari pabrikan yang sama antara Astra dan Toyota. Disini terlihat pembangunan “branding” membuat Toyota Avanza lebih dipilih ketimbang Daihatsu Xenia.
Bila dana anggaran untuk membeli mobil terbatas, bisa jadi pilihan akan jatuh ke Daihatsu Xenia. Kedua mobil ini sebenarnya sama model, fungsi, hanya beda di fitur yang disesuaikan dengan permintaan pembeli. Xenia memang lebih murah karena lebih sedikit fiturnya, juga pembangunan “branding” kalah bagus dibandingkan Avanza.
Memilih mobil MPV sesuai kebutuhan
Memang di antara Avanza dan Xenia memiliki varian yang banyak, juga dengan harga yang beragam. Masing-masing memang dibangun oleh pabrikannya untuk saling mengisi kelemahan di satu dengan lainnya. Intinya tentunya untuk merebut pangsa pasar mobil MPV segmen bawah. Bila memang butuh mobil MPV kecil dan hanya untuk dalam kota, maka Xenia bisa menjadi pilihan, dengan CC yang lebih kecil dan bisa irit pemakaian bahan bakar dan bagus untuk jalanan yang macet.
Namun bila memang untuk jarak jauh atau luar kota, Avanza bisa menjadi pilihan. Tentunya dengan CC yang lebih besar, bisa yang 1500 CC dan kapasitas yang lebih longgar. Tentunya bisa disesuaikan dengan anggaran dan kebutuhan akan mobil MPV ini, jelas keputusan juga akan berlanjut pada beli mobil baru atau bekas, karena keduanya akan memiliki pilihan yang beragam pula.
Memilih mobil MPV bekas yang berkualitas
Bila anggaran beli mobil MPV terbatas, maka mobil bekas bisa menjadi pilihan. Meskipun harus dengan pengetahuan tentang mobil terutama masalah mesin yang lebih dalam. Bila tidak ajak orang atau teman yang mengerti mobil sehingga tidak keliru dalam membeli mobil bekas. Juga cek surat-suratnya, hati-hati bila bukan nama pemegang mobil yang tetulis di surat kendaraan.
Memang untuk mobil bekas akan sangat kompetitif dalam penjualannya, sering sudah melewati banyak tangan dengan nama yang sama. Jadi usahakan kalau bisa masih tangan pertama sehingga tidak menemui kesulitan dan hal surat menyurat mobil. Juga sediakan anggaran yang cukup untuk memperbaiki mobil, karena bagaiamanapun mobil bekas akan perlu dana untuk perbaikan agar bisa berfungsi optimal. Meskipun hal ini bisa diminimalkan bila bisa melakukan pengecekan mobil secara teliti dan tepat.