Ada banyak hape touchscreen yang beredar di pasaran. Fiturnya-pun beragam, ada yang dilengkapi fitur TV, ada pula dengan fitur kamera high end, yang akan memuaskan pengemar photography. Begitu banyak pilihan merek, jenis, harga ponsel touchscreen yang beragam, sehingga anda mungkin puyeng dibuatnya.
Namun hobby belanja anda nampaknya tidak akan menyerah. Anda bisa googling, akan banyak pilihan, dan fitur spesial yang mungkin anda inginkan. Meskipun hape touchscreen sudah umum, dan menjadi standar dari smartphone terkini.
Pada umumnya hape touchscreen rilis dengan OS android, dan siapapun bisa menggunakan hape dengan OS android. Kemudahan navigasi menu, dan kelengkapan aplikasinya layak menjadi pilihan bagi hape touchscreen pilihan anda.
Beli hape touchscreen yang presisi.
Bila anda memutuskan membeli hape touchscreen tanpa keypad, maka harus dipastikan layar sentuhnya presisi. Sehingga anda tidak kesulitan memasukan input ke menu yang sedikit padat atau “crowded”. Hal ini untuk menghindari salah tombol, akibat ketidak presisian layar sentuhnya.
Cek presisi touchscreennya sebelum anda membelinya. Bila layar sentuhnya sudah dikalibrasi, tapi tetap tidak presisi, maka lebih baik beli produk atau merk lain. Karena banyak produk layar sentuh, tapi pilih yang presisi touchscreennya.
Cek kekuatan baterainya.
Saat mengecek kekuatan baterai, bisa dilakukan dengan menelpon, atau menggunakan fitur TVnya, jika fitur tersebut tersedia. Setidaknya anda akan mengetahui kemampuan baterai tersebut pada tahap awal. Dan lihat pergerakan indikator baterainya, bila turun dengan cepat, maka lebih baik minta pergantian baterai. Atau beli hape merk lain.
Bila anda ragu atau tidak yakin akan ketahanan baterainya, anda bisa membeli dua baterai. Ini untuk mengantisipasi kerusakan baterai di masa datang. Apalagi hape touchscreen rilis baru, kadang spare part baterainya masih langka, atau produksinya masih kurang.
Cek menu dan kemudahan navigasinya.
Karena hape touchscreen biasanya tanpa keypad, dan hanya tergantung pada layar sentuhnya. Maka cek menu dan kemudahan navigasinya. Karena bagian ini yang akan memegang peran penting selama menggunakan hape touchscreen ini.
Bila ada kesulitan di menu navigasinya, coba konsultasikan dengan reseller. Mungkin hanya karena anda tidak familiar dengan menunya. Namun bila reseller kesulitan juga dalam menggunakan menu dan navigasinya, maka cari merk hape yang lain. Karena bisa jadi ada kelemahan di struktur LCD atau komponen lain di hape tersebut.
Cek masa garansi hape tersebut.
Pastikan anda memiliki kartu garansi, dan masa berlaku garansi yang cukup untuk melakukan klaim. Kalau bisa merk hape tersebut memiliki servis center terdekat di kota anda. Karena bagaimanapun anda tidak suka bila servis center masih di pusat kota.
Pada hape merk baru, biasanya servis centernya masih di pusat kota. Sehingga akan memakan waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Ini akan menghabiskan masa pakai hape anda.